Join MultiplyOpen a Free ShopSign InHelp
MultiplyLogo
SEARCH
Blog EntryDec 12, '08 9:57 AM
for everyone
per 12 desember 2008, pindahan neh ke alamat baru

Blog EntryDec 7, '08 10:59 PM
for everyone
laroenai adalah nama sebuah desa, di pesisir timur sulawesi, termasuk di provinsi sulawesi tengah. tapi akses terdekat malah dari provinsi tetangga, yakni sulawesi tenggara karena desa ini terletak di perbatasan kedua propinsi. disinilah aku ditugaskan oleh perusahaanku sejak bulan april 2008. sebuah desa kecil dengan penduduk sekitar 45 kepala keluarga, dan hampir 100 % penduduknya beragama islam. ada sebuah masjid kecil di tengah kampung.
suasana lebaran (haji) disini berbeda dengan di jawa. disini antusiasme dan greget masyarakat dalam menyambut hari raya kurang terasa (apa karena saya sudah terbiasa dengan hingar bingar menyambut lebaran di jawa kalee, hehehe). semalam saja, setelah isya' tidak terdengar suara suara takbir dari masjid. padahal kalo di jawa, malam takbiran adalah malam yg 'hingar bingar' dan meriah, bahkan dipelosok kampung sekalipun. dari masjid dan musholla berkumandang suara takbir,tahlil dan takhmid. sahut menyahut seolah berlomba menyeru dan mengagungkan asma Allah. sebagian 'turun ke jalan', takbir keliling dengan berbagai pernak pernik dan atraksi.
di desa sebelah
pun (desa paling dekat berjarak kurang lebih 8 km)  situasinya hampir sama. meski penduduknya lebih banyak dan masjidnya lebih besar. suasana malam lebaran biasa-biasa saja. hanya terdengar suara takbir dari kaset. sementara masjid sepi, tidak nampak orang yang bertakbiran. atau mungkin tengah malam baru mulai rame takbiran??
tadi pagi suasana sholat ied lumayan khusu', cuma sempat ada gangguan kecil. waktu baru mulai sholat ada anak kecil nangis kenceng banget. sholat dimulai pukul 07.00 WITA dengan imam bapak hanafing (imam desa sekaligus takmir masjid) sedangkan khatib bapak haji muhammad, teman sekerja. masjid yang tidak terlampau besar ini masih bisa menampung seluruh jamaah, yang terdiri dari bapak-bapak, ibu-ibu dan remaja serta anak-anak, laki-laki maupun perempuan. mungkin ada sekitar 100an jemaah.
setelah sholat, jamaah langsung bubar. saya dan teman teman kerja pulang ke mess dan langsung makan pagi di kantin. dengan menu yang sama seperti hari hari biasa. tidak ada yang special menyambut lebaran, tidak tau kenapa. mungkin terimbas krisis ekonomi global kalee..hehehe. terkadang kita perlu merasakan yang begini, prihatin disaat menggembirakan seperti hari raya ini. diluar sana, banyak saudara saudara kita yang hidup prihatin, sepanjang tahun dan bahkan ada yang sepanjang hidupnya.
sementara itu di halaman masjid, sebagian warga memotong dan mengolah sapi qurban, sumbangan dari perusahaan tempat saya bekerja. ada 2 ekor sapi (atau anak sapi yaa?habis kecil sih,hehehe). rencananya itu sapi qurban mau dibagikan ke semua warga desa laroenai. mudah mudahan membawa berkah, amien...
setelah makan saya kembali ke mess, rencana mau melanjutkan tidur karena masih agak ngantuk. tapi baru sebentar rebahan, ada panggilan alam. sedari pagi emang belom nyetor, hehehe.. selesai 'urusan' di belakang, rasa kantuk malah hilang. akhirnya ke kantor, online di internet. buka imel, baca berita online, posting di blog. lebaran di rantau emang berbeda dengan lebaran dikampung halaman, yang biasa dirayakan dengan meriah dan semarak. apalagi dalam kehangatan sebuah keluarga, meski disini ada teman-teman yang sudah dianggap keluarga tapi tetap saja berbeda. dan yang jelas, tidak ada lontong, sayur nangka dan opor ayam lebaran kali ini...sedih deh dong ahhh!!!!



Blog EntryDec 7, '08 10:05 AM
for everyone
22:18 WITA

besok hari raya idul adha, hari besar umat islam. momen yang biasanya dirayakan bersama keluarga, sekaligus untuk bersilaturrahmi ato sekedar berkumpul. tapi itu tidak berlaku untuk diriku, saat ini dan 2 hari raya idul adha yang lalu..
sejak menjadi buruh di bidang pertambangan 3 tahun yang lalu, idul adha tahun ini adalah yang ketiga aku melewatinya tidak dengan keluarga. bekerja dengan sistem roster dan lokasi kerja jauh diluar daerah membuat aku tidak bisa setiap saat pulang ke rumah meskipun hari raya ataupun hari libur resmi nasional. sudah ada jadwal tertentu, kapan harus pulang cuti dan kapan harus ada di lokasi kerja dengan biaya tansportasi dan akomodasi ditanggung oleh perusahaan.
memang tidak bersifat mutlak, masih ada toleransi disana. untuk hal-hal emergency aku (dan karyawan yang lain tentunya) diijinkan meninggalkan site, misalnya ada keluarga inti yang meninggal, istri melahirkan ataupun saat di site libur. untuk kasus seperti ini biaya transportasi dan akomodasi ditanggung sendiri.
idul adha kali tahun ini sebenarnya di site libur 2 hari, tapi dengan pertimbangan waktu libur yang pendek dan jarak yang mesti ditempuh, akhirnya aku pendam keinginan untuk pulang dan merayakan lebaran haji bersama pun tinggal kenangan,hehehe..yang ada, lebaran haji tahun ini aku 'terpaksa' kembali merayakannya bersama teman-teman (yang juga tidak pulang) di site, jauh dari keluarga.
Alhamdulillah, keluarga bisa mengerti dan memahami, resiko dan konsekuensi seperti ini. akhirnya silaturrahim dan berkumpul dengan keluarga melalui telepon dan sms. apapun, kedekatan dan kebersamaan wujud bukanlah segalanya, ketika hati sudah terikat dan chemistry terbangun...
buat istri dan jagoan kecilku, selamat idul adha..maaf ayah tidak bersama kalian. tapi percayalah, ayah selalu 'dekat dan bersama' kalian...

^ _ ^



Blog EntryDec 7, '08 8:37 AM
for everyone
Allahu Akbar...Allahu Akbar...Allahu Akbar..walillaahil hamd..

Idul Adha telah tiba, umat muslim di seluruh dunia menyambut dan merayakannya. bagi yang mampu secara materi (dan memiliki kesadaran untuk berbagi dan niat untuk beribadah) berqurban, sebagai perwujudan syukur dan mengikuti risalah nabi ibrahim a.s. dimana kita, sebagai makhluk Allah harus senantiasa siap dan mau berqurban.
apa yang ada pada diri kita, apa yang kita punyai sebenarnya bukan milik kita. maka kita tidak punya kuasa atas apa yang kita anggap sebagai milik kita itu karena semua adalah milikNya. harta, suami/istri, anak dan bahkan diri kita adalah milikNya. ketika Dia meminta kembali maka kita harus rela.
dan jangan pernah lupa, di sebagian harta yang dititipkan Nya kepada kita, ada hak sesama yang harus kita berikan. ketika kita lupa, mungkin Dia akan 'mengambil paksa' dari kita, apa yang jadi hak sesama. Dia memerintahkan kita untuk beramal, sedekah, zakat dan berqurban.
Idul Adha adalah sebuah peringatan, yang mengingatkan kita (muslim) untuk berderma, berbagi dengan sesama sekaligus ungkapan syukur atas nikmat dariNya. Idul Adha adalah simbol/perlambang, didalamnya ada nilai-nilai mulia. nilai-nilai itulah yang harus kita petik. yang menginspirasi dan melekat di hati kita,sehingga beramal dan berbagi bukan hanya saat hari raya
..

Blog EntryDec 6, '08 2:18 AM
for everyone
judul di atas mirip dengan sebuah acara di stasiun televisi swasta..sebelumnya saya minta maaf, juga terimakasih saya terinspirasi untuk memakainya sebagai judul tulisan ini...
yach, akhirnya menang juga.saya merasa kata itu yang pas demi mendengar kemenangan timnas sepakbola indonesia atas timnas myanmar di piala AFF yg berlangsung di gelora bung karno, jakarta. saya tidak menonton meski ditayangkan oleh stasiun tv. bukan karena saya tidak nasionalis, tapi saya dan mungkin banyak diantara kita yang malas dan enggan menyaksikan tayangan sepakbola nasional maupun timnas. dari segi kualitas emang tidak bisa dibandingkan dengan sepakbola eropa maupun amerika latin. timnas kita jarang menang dan terlalu sering kalah. bukan berarti kita hanya menilai hasil akhirnya tapi kalo
secara kualitas kurang bagus dan hasil akhir juga tidak bagus, apa yang dapat membuat kita senang dan bangga?
sudah lama rasanya timnas kita juga sekian puluh juta penggemar olahraga yg katanya paling populer di indonesia ini menanti kan sebuah gelar. saking lamanya nir gelar bahkan kita sudah lupa gelar apa yang diinginkan. sejak slogan indonesia menuju pentas dunia dikumandangkan pssi era azwar anas berbagai target disasar. dari target lolos ke piala dunia, masuk 4 besar asia, direvisi menjadi nomer 1 di asia tenggara, turun lagi menjadi juara piala AFF ato turnamen kecil lainnya dengan sedikit peserta (yang kualitasnya pun tidak jauh berbeda dg timnas kita)
saya tidak tahu apa target apa yang ingin diraih dalam piala AFF ini (mudah2an tetap mematok target menjadi juara). yang saya khawatirkan target itu hanya menjadi 'jangan sampai kalah dari myanmar' atau 'harus menang dari myanmar' karena dalam beberapa pertandingan melawan timnas negara tersebut timnas kita selalu kalah. kekalahan terakhir dari myanmar terjadi beberapa minggu yang lalu di turnamen royal challenge cup..
kemenangan ini pantas disambut gembira dan disyukuri, tapi jangan sampai sampai menjadi euforia yang berlebihan. kemenangan atas myanmar hanya sebuah awal, masih ada target besar selanjutnya. ini hanya sebuah pertandingan, kejuaraan belum selesai. biar bagaimanapun, kemenangan dan kegembiraan di akhir turnamen lebih besar nilainya dan lebih indah..
buat timnas sepakbola, 'peperangan' belum berakhir. pertandingan melawan myanmar hanyalah sebuah 'pertempuran'. berikan kami sebuah kemenangan di penghujung turnamen agar kami merasakan bangganya sebagai pemenang sebuah 'peperangan'. supaya asa dan antusiasme kami tidak luntur.tentunya dengan menampilkan kualitas dan tidak mengebiri nilai sportivitas dalam olahraga..

Blog EntryDec 5, '08 10:17 PM
for everyone
ass.wr.wb..

selamat siang, salam sejahtera...
hari ini baru pertama ngeblog neh, jadi lom banyak yg di posting...

wassalam